Cara Mengatasi Blacklist Pada Smadav

thumbnail
TakTik - Cara Mengatasi Blacklist Pada Smadav, Hallo sobat kali i ni sobat Taktik akan mencoba mengulas Cara Mengatasi Blacklist Pada Smadav, Jika sebelum sobat memasukkan name dan key smadav pro ke dalam register smadav free terkena blacklist, silahkan ikuti cara berikut ini untuk menghilangkannya.







1. Tutup (close) Smadav Anda
2. Exit SMADAV RTP (Klik Kanan Tray Icon – EXIT)
3. Disconnect Internet (wajib!)
4. Jalankan RUN – ketik : regedit
5. Buka HKEY_CURRENT_USERS/SOFTWARE/ MICROSOFT/NOTEPAD
6. Hapus semua nama file ini: IfPitchAndFamily, IfPitch?ndFamily, IfPitch? ndFamily3
7. Close Registry Editor
8. Jalankan kembali SMADAV


Sialakan dipraktekkan & lihat hasilnya. Silahkan berikan komentar sobat baik saran, kritik maupun testimoni sobat setelah coba trik yg TakTik berikan. Selamat mencoba semoga berhasil !!

DUNIA ISLAM ABAD PERTENGAHAN

thumbnail

GAMBARAN DUNIA ISLAM ABAD PERTENGAHAN


Jatuhnya Bagdad pada tahun 1258 M ke tangan bangsa Mongol bukan saja  mengakhiri sistem kekhalifahan Abbasiyah, tetapi juga merupakan masa awal dari kemunduran politik dan peradaban islam. Hal ini karena Bagdad sebagai pusat kebudayaan dan peradaban Islam yang sangat kaya dengan khazanah ilmu pengetahuan dan ikut pula lenyap dibumi hanguskan oleh pasukan Mongol yang dipimpin Hulagu Khan.
            Sebagai akibat dari serangan bangsa Mongol tersebut, situasi sosial, politik, ekonomi  dan kebudayaan mengalami masa-masa kemunduran pula. Wilayah kekuasaan Islam terpecah menjadi beberapa wilayah independen, yang masing-masing memperkuat dan berjuang sendiri-sendiri untuk kemajuan negerinya. Bahkan tak jarang terjadi peperangan di antara negara-negara Islam  yang telah berdiri di masing-masing wilayah itu. Beberap peninggalan budaya dan peradaban islam banyak yang hancur akibat serangan Mongol itu. Derita yang dihadapi oleh dunia Islam tidak terhenti di situ. Timur Lenk, menghancurkan pusat-pusat kekeuasaan Islam lainnya. Sehingga dengan demikian, pusat-pusat peradaban Islam yang ada di wilayah tersebut juga mengalami kehancuran. Keadaan seperti ini baru dapat teratasi dengan munculnya kerajaan besar yang terkenal dalam dunia Islam, yaitu kerajaan Turki Usmani, kerajaan Islam Safawi dan kerajaan Islam Mughal. Masing-masing kerajaan pernah mengalami masa kejayaan. Hal ini terjadi antara tahun 1500-1800 M.
            Situasi sosial politik di kerajaan Usmani tidak menentu setelah meninggalnya Sultan Sulaiman al-Qonuni tahun 1566 M. Kerajaan Usmani tidak lagi mempunyai sultan-sultan  yang kuat. Kerajaan ini mulai memasuki masa kemunduran pada abad ke -18 M . Di dalam negeri timbul pemberontakan-pemberontakan, seperti pemberontakan di Syria di bawah pimpinan Kudi Jumbulat, di Libanon di bawah pimpinan Druze Amir Fakhrudin. Di samping itu, terjadi juga peperangan dengan tetangga negaranya di Eropa, seperti peperangan di Venetia (1645-1664M). Dan juga peperangan dengan Syah Abbas dari Persia. Kelompok Jenissari juga melakukan pemberontakan menentang kebijakan pemerintah yang telah membubarkan pasukan khusus tersebut, karena dianggap bersekongkol untuk melawan Sultan. Pada masa itu di Eropa mulai pula timbul negara-negara kuat, seperti Rusia di bawah Peter Yang Agung telah berubah menjadi negara yang maju. Dalam peperangan dengan negara-negara ini kerajaan Usmani di Eropa semakin kecil, karena banyak yang memerdekakan diri.
            Sementara itu, di Arabia bangkit kekuatan baru, yaitu aliansi antara Muhammad Ibn Abdul Wahhab dengan penguasa lokal Ibnu Sa’ud. Mereka berhasil menguasai beberapa daerah di Jazirah Arab dan sekitarnya di awal paruh kedua abad ke-18 M. dengan demikian pemberontakan-pemberontakan di kerajaan Usmani terjadi ketika ia sedang mengalami kemunduran. Gerakan ini terus berlanjut pada masa-masa berikutnya, yaitu pada abad ke-19 dan ke-20 M. Keadaan ini bertambah ruwet setelah munculnya gerakan pembaharuan politik di pusat pemerintahan. Kerajaan Usmani berakhir dengan berdirinya Republik Turki yang sekuler tahun 1924 M.
            Di Persia, kerajaan Safawi mendapatkan serangan dari Raja Afghan yang bermahzab Sunni. Amir Muhammad dapat menguasai Isfahan tahun 1722 M. Akan tetapi ibu kota itu dapat direbut kembali tahun 1730 M oleh Nadir Syah yang kemudian ia sendiri mengangkat dirinya sebagai Syah di Persia. Tahun 1750 M, Karin Khan dari dinasti Zand dapat merebut seluruh kekuasaan atas Persia, dan kekuasaan ini dirampas oleh Agha Muhammad dari dinasti Qajar tahun 1794 M, dan berakhir tahun 1925 M.
            Begitu juga situasi sosial politik di India, sepeninggal Aurangzab (1658-1707 M) pemberontakan yang terjadi di dalam kekuasaan kerajaan Islam Mughal tidak dapat diatasi. Pemberontakan golongan Hindu, golongan Sikh dan sebagainya semakin memperkuat keadaan dan memperlemah kekuatan kerajaan Mughal di India. Pada tahun 1761 M, kerajaan Mughal diserang oleh Ahmad Durrani Khan dari Afghan. Sejak saat itu kerajaan Mughal di India berada di bawah kekuasaan Afghan, meskipun Syah Alam masih tetap diizinkan memakai gelar Sultan.
            Dalam keadaan yang lemah seperti itu, Inggris mengangkat senjata melawan kerajaan Mughal. Yang akhirnya kerajaan Mughal menerima perjanjian damai dengan menyerahkan wilayah Oudh, Bengal dan Orisa kepada Inggris. Akan tetapi isi perjanjian itu kemudiaa dibatalkan oleh Bahadur Syah (1837-1858 M). Kenyataan ini tidak diterima oleh Inggris, sehingga Inggris melakukan penjajahan atas negeri India pada tahun 1857 M.       Setelah bangsa Ingris menjajah India, rakyat India bangkit melawan kesewenangan yang dijalankan kolonial tersebut. Umat Islam, Hindu, Budha bangkit bersama-sama melawan Inggris dan berusaha memerdekakan diri dari cengkeraman penjajah Inggris.
            Situasi yang terjadi di dunia Islam seperti itu berdampak negatif bagi pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan serta peradaban Islam. Umat Islam tidak mampu lagi bangkit untuk menumbuh kembangkan ilmu pengetahuan dan peradaban yang dulunya pernah dikembangkan oleh umat Islam sebelum mereka. Mereka semua berusaha mempertahankan kekuasaan Islam dari cengkreman bangsa-bangsa Barat, sehingga banyak umat Islam yang kurang memikirkan kemajuan peradaban dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemajuan di bidang-bidang tersebut dimanfaatkan untuk menjajah negara-negara Islam.

            Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kelemahan dunia Islam terletak dalam bidang-bidang politik, ilmu pengetahuan, teknologi dan tidak adanya simbol pemersatu dunia Islam. Kelemahan ini dimanfaatkan oleh negara-negara Barat untuk menjajah negara-negara Timur yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Keadaan seperti ini baru dapat teratasi menjelang abad ke-20 M dengan munculnya kekuatan baru dalam dunia Islam. 

DUNIA ISLAM ABAD MODERN

thumbnail

GAMBARAN DUNIA ISLAM ABAD MODERN


            Ditinjau dari segi teori, sejarah Islam modern dimulai sejak tahun 1800 M hingga sekarang. Secara politis pada abad 18 M dunia Islam hampir di bawah kendali bangsa Barat. Namun baru abad 20 M mulai bermunculan kesadaran di dunia Islam untuk bangkit melawan penjajahan Barat. Dalam sejarah Islam periode modern disebut dengan kebangkitan dunia Islam karena ditandai banyaknya bermunculan pemikiran pembaharuan dalam dunia Islam.
            Munculnya gerakan pembaharuan disebabkan oleh dua factor, pertama timbulnya kesadaran di kalangan umat Islam telah dijumpai nilai-nilai ajaran asing yang masuk ke dunia Islam dan kebanyakan Islam menganggapnya sebagai ajaran Islam. Ajaran-ajaran tersebut kalau dirujuk kepada Al-Qur’an dan Hadits justru banyak bertentangan dengan ajaran Islam seperti Takhayul, Bid’ah, dan Khurafat. Kedua, Hegomoni dan dominasi dunia barat terhadap dunia Islam hampir menguasai di segala bidang baik ekonomi, perdagangan maupun peradaban. Dua faktor inilah yang menjadi inspirasi bagi umat Islam untuk melakukan reformasi dan mengadakan gerakan-gerakan dengan tujuan mengembalikan ajaran Islam yang sesuai dengan Al-Qur’an dan sunnah serta meraih kejayaan Islam yang telah hilang.
Pada awal masa pembaharuan, kondisi islam secara politis berbeda di bawah penetrasi kolonialisme. Baru pada pertengahan abad ke-20 M dunia islam bangkit memerdekakan negaranya dari penjajahan bangsa barat (Eropa).

Diantara Negara-negara islam atau Negara-negara penduduk mayoritas umat islam, yang memerdekakan dirinya dar penjajahan seperti:
-       Indonesia, memperoleh kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1947.
-       Pakistan pada tanggal 15 Agustus 1947.
-       Mesir secara pormal memperoleh kemerdekaan dari Inggris tahun 1922 M. namun mesir baru merasa benar-benar merdeka pada tanggal 23 Juli 1952. yakni setelah jamal Abdul Nasir menjadi penguasa. Karena dapat menggulingkan raja Faruq yang dalam masa pemerintahannya pengaruh inggris sangat besar.
-       Irak merdeka secara pormal dari penjajah inggris tahun 1932M, tetapi sebenarnya baru benar-benar merdeka tahun 1958M,.
-       Syira dan Libanon merdeka dari penjajah prancis tahun 1946M.
-       Beberapa Negara di Afrika merdeka dari Negara prancis, seperti Lybia tahun 1951M, Sudan dan maroko tahun 1956M, dan Aljazair tahun 1962M.
-       Di Asia tenggara Negara-negara yang berpenduduk mayoritas Islam, yang merdeka dari penjajah inggris adalah Malaysia tahun 1957 M, dan Brunei Darussalam tahun 1984 M.
-       Di Asia Tengah, Negara-negara yang merdeka dari Uni Soviet tahun 1992M. adalah Uzbekistan, Kirghstan, Kazakhtan, danAzerbaijan. Sedangkan Bosnia merdeka dar penjajah Yogoslavia juga tahun 1992 M.


Tokoh-Tokoh Pemimpin Perkembangan Islam Pada Masa Modern

1.   Muhammad bin Abdul Wahab

Ulama besar yang produktif yang lahir di Nejed Arab Saudi Salah satu kitabnya yaitu Kitab Tauhid, sebuah kitab yang berisi tentang mengesakan Allah SWT dengan membasmi praktek-praktek tahayul, bid’ah khurafat yang ada pada umat islam dan mengajak untuk kembali ke ajaran tauhid yang sebenarnya. Gerakan pembaharuan Abdul Wahab tersebut dikenal dengan Gerakan Wahabiyah.
Pemimpin yang aktif berusaha mewujudkan pemikirannya. Ia mendapat dukungan dari Muhammad Ibnu Su’ud dan putranya Abdul Aziz di Nejed. Paham-paham Muhammad Abdul Wahab tersebar luas dan pengikutnya bertambah banyak sehingga di tahun 1773 M mereka dapat menjadi mayoritas di Ryadh.
Di tahun 1787, beliau meninggaldunia tetapi ajaran-ajarannya tetap hidup dan mengambil bentuk aliran yangdikenal dengan nama Wahabiyah.
Adapun pokok-pokok pemikiranya adalah:
1)    Yang harus disembah hanyalah Allah dan orang-orang yang menyembahselain Allah dinyatakan Musyrik.
2)    Kebanyakan orang islam bukan lagi penganut paham Tauhid yangsebenarnya karena mereka meminta pertolongan kepada selain Allah,melainkan kepada Syeh, Wali atau kekuatan gaib. Orang Islam yangberprilaku demikian juga dikatakan musyrik.
3)    Menyebut nama Nabi, Syeh atau malaikat sebagai pengantar dalam doa juga dikatakan syirik.
4)    Meminta syafaat selain kepada Allah juga syirik.
5)    Bernazar kepada selain Allah juga syirik.
6)    Pengetahuan selain dari Al-qur’an, Hadis dan Qiyas merupakan kekufuran.
7)    Tidak mempercayai kepada Qada’ dan Qadar juga merupakan kekufuran.
8)    Menafsirkan Al-qur’an dengan Ta’wil atau interpretasi bebas jugatermasuk kekufuran.
Untuk mnegembalikan kemurnian Tauhid tersebut, makam-makam yang banyak dikunjungi dengan tujuan mencari syafaat, keberuntungan dan lain-lain yang membawakepada paham syirik, mereka berusaha menghapuskan paham ini. Pemikiran MuhammadAbdul Wahab yang mempunyai pengaruh pada perkembangan pemikiran pembaharuan diabad ke-19 adalah:
  • Hanya alquran dan hadis yang merupakan sumber asli ajaran-ajaran Islam.Pendapat ulama bukanlah sumber.
  • Taklid kepada ulama tidak dibenarkan.
  • Pintu ijtihad senantiasa terbuka dan tidak tertutup


2.      Rif’ah Badawi Rafi’ At Tahtawi

Lahir di Tahta,merupakan pembaharu Islam yang pemikirannya yaitu menyerukan kepada umat Islam agar menyeimbangkan antara dunia dan akhirat.

3.    Jamaluddin Al afgani  (Iran, 1838-turki, 1897)

Lahir di Asadabad, dengan pemikiran pembaharuannya adalah supaya umat Islam kembali pada ajaran agama Islam yang murni , kepemimpinan otokrasi supaya diubah menjadi demokrasi, untuk mewujudkan kemajuan masyarakat Islam yang dinamis agar kaum wanita bekerja sama dengan kaum pria dan Gerakan Pan Islamisme yaitu penyatuan seluruh umat Islam.

Gagasanya mengilhami kaum muslim di Turki, Iran, Mesir dan India. Meskipun sangat anti imperialisme Eropa, ia mengagungkan pencapaian ilmu pengetahuan Barat. Ia tidak melihat adanya kontradiksi antara Islam dan ilmu pengetahuan. Namun, gagasan  untuk mendirikan sebuah Universitas yang k husus mengajarkan ilmu pengetahuan yang modern di Turki menghadapai tantangan yang kuat dari para ulama’. Pada ahkirnya ia diusir dari Negara tersebut.

4.    Muhamad Abduh (Mesir 1849-1905) dan Muhamad Rasyid Rida (Suriah 1865-1935)

Yaitu pembaharu Islam di Mesir penerus dari gerakan Wahabi dan Pan Islamisme Beliau bersama muridnya yang bernama Muhammad Rasyid Rida menerbitkan jurnal “Al Urwatu Wustsqa” Selain itu Muhammad Abdul juga menyusun kitab yang berjudul “ Ar Risalah at Tauhid”.
Guru dan murid tersebut mengunjungi beberapa negara Eropa dan amat terkesan dengan pengalaman mereka disana. Rasyid Rida mendapat pendidikan Islam tradisisonaldan menguasai bahasa asing ( prancis dan turki) yang menjadi jalan masuknya untuk mempelajari ilmu pengetahuan secara umum. Oleh karena itu, tidak sulit bagi Rida untuk bergabung dengan gerakan pembaruan Al Afgani dan Muhamad Abduh dan diantaranyamelalui penerbitan jurnal Al Urwah Al Wustha yang diterbitkan di paris dan disebarkan di mesir.
Muhamd Abduh sebagaimana Muhamad Abdul Wahab dan Jamaluddin AlAfgani, berpendapat bahwa masuknya bermacam bid’ah kedalam ajaran Islam membuat umat Islam lupa akan ajaran-ajaran Islam yang sebenarnya. Bid’ah itulah yang menjauhkan masyarakat Islam dari jalan yang sebenarnya.

5.    Sayyid Qutub (Mesir 1906-1966)

Yaitu ulama dan tokoh gerakan pembaharuan yang menyelaraskan antara urusan akhirat dengan urusan duniawi dan bersama Yusuf Qardhawi menekankan perbedaan antara modernisasi dengan pembaratan.
Jika modernisasiyag dimaksud bukan berarti upaya pembaratan dan memiliki batasan pada pemanfaatan ilmu pengetahuan modern serta penerapan teknologinya, Islam tidak menolaknya bahkan mendukungnya. Pandangan al Qardawi ini cukup mewakili pandangan mayoritas kaum muslimin. Secara umum dunia Islam relative terbuka untuk menerima ilmu pengetahuan dan teknologi sejauh memperhitungkan manfaat praktisnya. Pandangan ini kelak terbukti dan tetap bertahan hingga kini di kalangan muslim. Akan tetapi, di kalangan pemikir yang ,mempelajari sejarah dan filsafat ilmu pengetahuan, gagasan seperti ini tidak cukup memuaskan mereka.

6.    Sirsayid Ahmad Khan (India 18817-1898)

Sir Sayid Akhmad Khan lahir di Delhi India adalah pembaharu yang produktif dengan berbagai karya diantaranaya Tarikhi Sarkhasi Bignaur berisi catatan kronologi pemeberontakan di Bignaur, Asbab Baghawat Hind, The Causes of the Indian Revolt (sebab-sebab revolusi India, Risalat Khair Khawahan Musulman risalah tentang orang-orang yang setia, dan Akhkam Ta’aam Ahl al Kitab hukum memakan makanan ahli kitab.
Selain itu Beliau juga mendirikan Sekolah Inggris di Mudarabad, sekolah Muslim University of Aligarth, membentuk Muhammedan Educational Conference dan mendirikan The Scientific Society lembaga penerjemah IPTEK ke bahasa Urdu serta menerbitkan majalah bulanan Tahzib al Akhlaq dan lain-lainnya.
Seperti Al afgani,ia menyerukan kaum muslim untuk meraih ilmu pengetahuan modern. Akan tetapi,berbeda dengan al Afgani ia melihat adanya kekuatan yang membebaskan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Kekuatan pembebas itu antara lain, penjelasan mengenai  suatu peristiwa dengan sebab-sebab yang bersifat fisik materiil. Di barat nilai-nilai ini telah membebaskan orang dari tahayul dan cengkraman kekuasaan gereja.
Kini dengan semangat yang sama Ahmad Khan merasa wajib membebaskan kaum muslimdengan melenyapkan unsur yang tidak ilmiah dari pemahaman terhadap Al qur’an. Ia amat serius dengan upaya ini, antara lain: menciptakan sendiri metode baru penafsiran Alqur’an. Hasilnya adalah teologi yang memiliki karakter atau sifat ilmiah dalam tafsir Al qur’an.

7.    Sir Muhamad Iqbal (Punjab 1873-1938)

Muhammad Iqbal yaitu seorang muslim India dengan karyanya The Reconstruction of Religius Though in Islam (pembangunan kembali pemikiran keagamaan dalam islam).
Merupakan seorang muslim pertama di anak benua India yang sempat mendalami pemikiran barat modern dan memiliki latar belakang yang bercorak tradisisonal islam.

8.    Toha Husain (Mesir selatan 1889-1973)

Adalah seorang sejarawan dan filusuf yang sangat mendukung gagasan Muhamad AliPasya. Ia merupakan pendukung modernism yang gigih. Pengadopsian terhadap ilmu pengetahuan modern tidak hanya penting dari sudut nilai praktis (kegunaan) nya saja,tetapi juga sebagai perwujudan suatu kebudayaan yang amat tinggi. Pendanganya dianggap sekularis karena mengunggulkan ilmu pengetahuan.


 

Cara Membuat Banner Animasi Flash Untuk Blog

thumbnail
Cara membuat banner animasi flash – banner animasi terkadang lebih menarik perhatian bila di bandingkan dengan banner biasa yang diam dan statis. Oleh karenanya banyak para pebisnis online lebih suka menggunakan banner animasi untuk sarana promosi produk ataupun jasa yang mereka miliki. Bagi mereka yang terlatih dalam menggunakan berbagai software design graphic tentu tidak ada masalah untuk membuat banner animasi, namun akan berbeda keadaannya bagi yang awam termasuk saya. Akan tetapi tentu banyak cara untuk mencapai sesuatu termasuk masalah pembuatan banner animasi. Untuk kita yang awam, banyak layanan online baik gratis ataupun berbayar yang bisa kita pergunakan. Banner animasi umumnya dibuat dalam file gambar berekstensi gif serta gambar dalam bentuk banner flash. 

Berikut beberapa contoh website yang menyediakan layanan membuat banner animasi : Gif Banner 
4.  http://gickr.com  

Dan di bawah ini merupakan link untuk membuat banner Flash secara online

Cara membuatnya sangatlah mudah, anda tinggal mengikuti instruksi yang terdapat pada web tersebut. di beberapa link di atas ada yang caranya sobat hanya tinggal mengganti kalimatnya saja, karena animasinya sudah disediakan oleh pihak pengelolah web tersebut.

Cara Mengatasi Masalah Numerik dan Desimal pada MailMerge MS Word 2007

thumbnail
Beberapa hari lalu ketika melakukan MailMerge dari data nilai hasil US dan UN (Ujian Sekolah dan Ujian Nasional) kedalam format SKHUN Sementara terjadi "kekacauan" pada nilai-nilai siswa yang seharusnya berbentuk angka desimal dengan 2 digit di belakang koma malah jadi 16 digit. Dengan rasa penasaran saya kotak-katik mulai dari pengaturan Word OptionData Type & Formating, hingga Control Panel, tetap saja tidak berubah. Akhirnya saya pun bertanya kepada 2 orang Guru TIK di sekolah. Ternyata merekapun sama "oon"-nya seperti saya. Bahkan salah seorang mengatakan bahwa pada Word 2007 tidak bisa desimal, harus memakai Word 2003. Nah lho!?

Saya pikir pastinya Word 2007 lebih canggih daripada Word 2003, bukan sebaliknya. Hanya caranya saja yang belum ketemu. Lantas sayapun bertanya kepada si mbah Google. Tapi hasilnya nihil karena kebanyakan hanya membahas cara membuat MailMerge, bukan mengatasi masalah yang saya hadapi. 

Setelah semalaman kotak-katik, akhirnya ketemu juga cara mengatasi masalah numerik dan desimal pada Word 2007 ini. Mau tahu?

Jika sobat mendapati masalah serupa seperti nampak pada gambar berikut: 

Untitled-1Untuk mengubah bentuk decimal 82.83333333333329 menjadi 82.83 dapat dilakukan dengan cara:
  • Klik kanan pada angka tersebut (missal nilai Qur’an Hadits), sehingga muncul tampilan seperti gambar berikut.
  • Klik Edit Field.
Untitled-2 Akan muncul tampilan seperti berikut:
Untitled-3Klik Field Codes, sehingga akan muncul tampilan seperti gambar di bawah, dan Field Codes akan muncul teks MERGEFIELD QH. QH adalah nama colom pada data Excel sebagaimana pada Insert Merge Field.
Lihat tampilan berikut:Untitled-4
Langkah selanjutnya adalah menambahkan teks pada Field Codes, MERGEFIELD QH \#”0.00”
Untitled-5Kemudian tekan OK.
Maka secara otomatis akan mengubah bilangan dengan dengan banyak dikit, menjadi dua digit sebagaimana format yang kita inginkan. Ulangi langkah-langkah tersebut untuk nilai yang lain.
Untitled-6


Lalu bagaimana untuk mengatasi masalah penanggalan atau uang pada MailMerge Word 2007? Caranya sama saja dengan cara di atas hanya penambahan kode pada field codes-nya saja berbeda:
  • Untuk tanggal, tambahkan kode: \@ "dd MMMM yyyy"
  • Untuk uang, tambahkan kode: \# "#.##0,00"


OK sob, segitu saja infonya. Semoga bermanfaat...

Cara Mengganti FAVICON/ICON Blog di Tab Browser

thumbnail

Mengganti Favicon/logo blog


Sebuah blog tentunya memiliki logo/lambang/simbol masing-masing. Logo tersebutlah yang menjadi identitas sebuah blog. Mungkin kita berfikiran untuk memasang/mengganti logo di tab browser dengan logo kita sendiri sesuai dengan keinginan. Secara default, logo/favicon blog/blogger berbentuk kotak orange dengan huruf B ditengahnya. Pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba membagikan suatu cara untuk mengganti logo default blogger dengan logo sesuai keinginan kita..
Okey,, perhatikan step by stepnya, ini sangat mudah dan dijamin berhasil.

1. Masuk ke akun blog kalian.
2. Kemudian klik icon buka entri, mirip icon dokumen.

Mengganti Favicon blog, blog

3. Next, klik Tata Letak
Mengganti Favicon blog

4. Disana akan terlihat tata letak dari blog kita. Kemudian pada bagian favicon (yang saya kotak'i warna merah), pilih edit.
Mengganti Favicon blog

5. Akan membuka sebuah jendela baru. Kemudian pilih file, cari gambar yang akan dijadikan logo. Lalu open.
Mengganti Favicon blog
  • Persyaratan: ukuran gambar tidak lebih dari 100kb, bentuk gambar harus persegi (sisi samping, atas, bawah harus sama).
6. Setelah di klik open, gambar otomatis akan terunggah. Langsung simpan dan simpan setelan. Biasanya logo/favicon tidak langsung berubah. Butuh waktu beberapa menit bahkan beberapa jam.

Good luck, selamat mencoba.....

Dampak Penjajahan Bangsa Barat terhadap Negara Islam

thumbnail
Dampak Penjajahan Bangsa Barat terhadap Negara Islam

a.     Motivasi penjajah bangsa Barat terhadap Negara Islam
Kelemahan dan kemunduran dunia Islam dimanfaatkan oleh bangsa-bangsa Barat untuk bangkit dan bergerak menuju ke arah negara-negara Islam serta menguasai dan menjajahnya. Motivasi mereka datang ke negara-negara Islam adalah motivasi politik, ekonomi, dan agama. Hal ini dapat terlihat dari cara-cara mereka datang untuk pertama kali ke negara-negara Islam. Mereka datang dengan dalih untuk berdagang atau mencari rempah-rempah di Timur. Akhirnya mereka terangsang oleh keuntungan besar dan ambisi yang kuat, sehingga muncullah keinginan untuk menguasai semua sistem ekonomi dan politik negara-negara Islam.
Pada saat yang sama, dunia Islam sedang terus dilanda kemunduran dan kelemahan dalam berbagai bidang, sehingga negara-negara Islam tidak mampu bersaing dengan bangsa Barat yang didukung oleh kekuatan politik militer yang tangguh. Saat itulah dunia Islam berada dalam kekuasaan kaum penjajahan Barat
Setelah bangsa-bangsa Barat menguasai sistem ekonomi dan politik negara-negara Islam, terdapat pula negara Barat yang menjajah dunia Islam yang melakukan penyebaran agam Kristen melalui missionaris dan zendingnya. Penjajahan bangsa Barat yang dipelopori oleh bangsa Spanyol dan Portugis mempunyai tujuan yang hampir sama, yaitu di samping mencari daerah bahan mentah dan bahan baku serta mencari daerah penanaman modal asing, mereka juga berusaha untuk menyebarkan agama Kristen di wilayah jajahannya. Walaupun usahanya tidak segencar yang dilakukan oleh Spanyol dan Portugis yang bersemboyan Gold, yaitu semangat untuk mencari keuntungan besar, Glory, yaitu semangat untuk mencapai kejayaan dalam bidang kekuasaan, Gospel, yaitu semangat menyebarkan agama Kristen di masyarakat yang terjajah. Oleh karena itu, kedua bangsa Barat tersebut terus gencar melakuakn penjajahan terhadap negara-negara Islam dan berusaha menguasainya, sehingga dengan mudah mereka dapat menyebarkan agama Kristen. Kondisi seperti ini didukung oleh semangat balas dendam mereka terhadap bangsa-bangsa Islam yang dulunya pernah menjajah bangsa Barat, terutama Spanyol. Semangat balas dendam ini disebut dengan istilah reconquesta.
Dengan demikian, motivasi bangsa-bangsa Barat dalam menjajah negara-negara Islam selain motivasi ekonomi dan politik juga motivasi agama.  Masyarakat Islam yang berada di bawah kekuasaan bangsa-bangsa Barat ditekan, sehingga banyak di antara umat Islam yang melarikan diri atau bertahan dengan melakukan perlawanan terhadap kekuasaan penjajah Barat tersebut. Gerak langkah umat Islam diawasi sedemikian rupa, sehingga mereka tidak dapat mengembangkan peradabannya atau paling tidak mempertahankan peradaban Islam yang masih ada. Hampir semua sistem Barat diterapkan di dunia Islam, termasuk peradabannya. Masyarakat Islam diubah budayanya agar berperilaku dan berperadaban Barat. Dengan demikian, pola hidup dan pemikiran umat Islam mengarah kepada bangsa Barat yang menjajah.

b.     Wilayah Islam yang dijajah dan perilaku mereka terhadap wilayah Islam
Di antara negara-negara atau wilayah Islam yang jatuh ke tangan penjajah bangsa Barat adalah sebagai berikut:
Ø   Kerajaan Islam Malaka jatuh ke tangan Portugis tahun 1511 M
Ø   Nusantara (Indonesia) jatuh di tangan Belanda tahun 1602 M
Ø   Mesir jatuh ke tangan Napoleon Bonaparte, Prancis tahun 1789-1802 M
Ø   Oman dan Qatar jatuh di tangan Inggris tahun 1802 M
Ø   Aljazair jatuh ke tangan Prancis tahun 1830-1857 M
Ø   Kaukasia jatuh ke tangan Rusia tahun 1834-1859 M
Ø   Aden jatuh ke tangan Inggris tahun 1839 M
Ø   Kerajaan Mughal di India dikuasai Inggris tahun 1857 M
Ø   Daerah di sekitar Bukhara dan Samarkand dikuasai Rusia tahun 1866 M
Ø   Uzbekistan direbut Rusia tahun 1973-1887 M
Ø   Tunisia dikuasai Perancis tahun 1881-1883 M
Ø   Mesir dikuasai Inggris tahun 1882 M
Ø   Eritaria dikuasai Italia tahun 1885-1890 M
Ø   Sinegal dikuasai Perancis tahun 1890 M
Ø   Nigeria Atas dan Pantai Gading direbut Prancis tahun 1891-1899 M
Ø   Sudan ditaklukan 1898 M
Ø   Baluchistan dikuasai Inggris tahun 1906 M
Ø   Chad dikuasai Prancis tahun 1900 M
Ø   Kesultanan Tripoli dan Syreneica direbut Italia tahun 1912-1913 M
Ø   Maroko direbut Perancis dan Spanyol tahun 1912 M
Ø   Kuwait dikuasai Inggris tahun 1914 M
Ø   Irak dikuasai Inngris tahun 1920 M
Ø   Syria dan Libanon jatuh ke tangan Perancis tahun 1920 M
Ø   Kesultanan Sulu dan Mindanau di Philipina jatuh ke Spanyol tahun 1851 M
Demikian sebagian negara-negara atau wilayah-wilayah Islam yang jatuh ke tangan bangsa-bangsa Barat. Bangsa-bangsa Barat dengan seenaknya membagi-bagi wilayah yang dikuasainya, seperti mereka membagi-bagikan kue yang baru mereka peroleh. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pada saat kelemahan umat Islam seluruh benua Asia Afrika jatuh ke tangan bangsa-bangsa Barat. Meskipun berada dalam tekanan dan penjajahan umat Islam terus melakukan perlawanan dan berusaha membebaskan tanah air dan agamanya dari tekanan para penjajah bangsa-bangsa Barat tersebut. Sebab para penjajah yang datang ke negara-negara Asia Afrika, selain untuk mengeruk hasil bumi dan keuntungan yang sangat besar, mereka juga menyebarkan agam Kristen. Oleh karena itu, tak jarang terjadi bentrokan dan perlawanan umat Islam tidak semata hanya untuk mengusir kaum penjajah, tetapi juga berusaha menghapus pengaruh agama Kristen. Sebab pada masa penjajahan, agama Kristen juga memainkan peran dalam melakukan penekanan terhadap para penduduk muslim di daerah yang dikuasainya.

c.     Dampak penjajahan bangsa Barat di bidang politik dan ekonomi
Keberadaan penjajah bangsa Barat di wilayah-wilayah Islam berakibat negatif dan menimbulkan bahaya serius bagi bangsa terjajah, seperti bahaya dalam bidang politik, ekonomi, dan akhlaq. Penjajahan itu menyebabkan kehancuran politik bangsa yang dijajahnya. Beratus-ratus tahun bangsa yang dijajah, seperti Indonesia, tidak mampu memimpin bangsanya, tidak dapat mengatasi kesulitan dan penderitaan rakyatnya. Politik kapitalisme membuat bangsa yang dijajah mempunyai watak ingin mengeruk keuntungan tanpa menghiraukan penderitaan orang lain. Para tuan tanah bekerja merampas tanah rakyat dengan cara paksa. Begitu juga dengan para cukong, mereka banyak yang menindas rakyat kecil dengan merampas harta milik mereka. Sikap dan perilaku mereka sangat bertentangan dengan watak bangsa Indonesia dan nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan oleh agama Islam.
Bahaya lain dalam bidang politik yang diakibatkan dari peninggalan penjajahan adalah penghalalan segala cara untuk mencapai tujuan. Paham ini kemudian dikembangkan oleh kaum yang ingin mencapai tujuan dengan menghalalkan segala cara. Paham ini sangat merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dan umat Islam secara keseluruhan.
Hampir seluruh negeri Islam di dunia yang pernah dijajah oleh bangsa-bangsa Barat, dalam struktur pemerintahannya dan landasan negerinya mempergunakan landasan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Pada umumnya mempergunakan dasar yang mereka peroleh dari negeri penjajahnya. Hal ini pada akhirnya akan menekan pula masyarakat yang mendiami wilayah Islam atau memperlakukan masyarakat Islam tidak dengan sewajarnya. Oleh karena itu, persoalan bahaya politik ini harus diantisipasi sejauh mungkin, agar tidak berbahaya bagi kehidupan bangsa dan masyarakat Islam di negara-negara bekas jajahan bangsa-bangsa Barat.
Bahaya lain yang ditimbullkan dari kolonialisme Barat dalam bidang ekonomi adalah kapitalisme. Sistem kapitalisme ini amat berbahaya bagi keberadaan dan perjuangan umat Islam dalam upaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Islam. Jika sistem ini terus dipertahankan, maka kemiskinan terus akan bertambah, dan kesengsaraan umat Islam akan semakin parah. Sebab modal akan terkumpul pada satu orang atau sekelompok orang tertentu saja, sementara banyak orang yang tidak memiliki modal untuk usaha dan mempertahankan kehidupannya. Selain itu, sistem ini dikhawatirkan dapat menimbulkan eksploitasi sumber daya alam dan sumber daya manusia.
Untuk mengatasi hal itu, umat Islam harus saling tolong menolong dan membantu sesama, dengan tanpa dilatar belakangi oleh kepentingan pribadi atau golongan. Umat Islam harus dapat membangkitkan semangat juang mereka dalam segala hal. Sehingga mereka tidak lagi menjadi bahan atau obyek penjajahan. Umat Islam harus bersatu dan memperjuangkan hak-hak masyarakat muslim dari penindasan yang dilakukan baik oleh bangsa-bangsa Barat ataupun penindasan yang dilakukan oleh umat Islam sendiri. Umat Islam harus terbebas dari segala bentuk penindasan dan ketergantungan dengan bangsa-bangsa bekas penjajahnya.
Semua itu harus diwujudkan dalam upaya untuk mengatasi persoalan yang dihadapi umat dan dunia Islam, akibat dari sistem kolonialisme bangsa-bangsa Barat. Sehingga dunia Islam terbebas dari keterbelakangan dan kebodohan, yang pada akhirnya umat Islam memiliki derajat yang sama dengan bangsa-bangsa Barat bahkan lebih tinggi.